Tuesday, November 13, 2012

Mentari di Sore Hari

0 comments
Mentari di Sore Hari
Aku makin terheran melihat mentari
Tak seperti biasanya aku begitu asyik memandangi mentari yang hendak tenggelam
Warna merahnya begitu indah tertutup awan tipis berbalutkan cahaya
Sore itu juga membuatku terperanggah menatapnya
Matahari menagis di sore dan kembali tersenyum di pagi hari
Sebuah pola yang begitu romantis
Menandakan setiap pertemuan ada kesediahan dalam perpisahan
Mentari mengajarinya agar cinta yang d miliki benar-benar totalitas
Menangisnya mentari tidak membuatnya patah arang dan berhenti di sore hari
Mentari tetap tenggelam dan pergi meninggalkan bumi
Mentari sadar ada pancaran dari wujudnya berupa rembulan yang akan menerangi malamnya bumi
Mentari juga harus beristirahat menyiapkan energy untuk kembali tersenyum di pagi hari
Mentari sore tanda cinta yang tulus.:-)

Hidup itu harus berusaha

0 comments
Hidup itu harus berusaha
Apa jadinya jika dunia ini di penuhi para manusia yang malas dan tidak mau berkarya? Apa jadinya dunia ini jika manusia hanya diam dan menunggu uang jatuh? Belas kasih orang di jalanan? Pengutusan kita hakekatnya menjadi khalifah untuk bumi ini. Dengan di uusnya kita jadi khalifah tentunya kita memiliki peran yang sama. Peran yang bertujuan untuk meninggikan derajat bumi. Hidup harus berkarya dan berusaha dengan tujuan mendekat kepada sang penggenggam jiwa.
Istirahat memang perlu di lakukan oleh seorang dalam menjalani rutinitas kehidupan. Sebagai pemenuhan hak atas kebutuhan badan kita. Tubuh kita memiliki hak untuk tetap segar dan fit untuk berkarya lagi. Namun jika hanya tidur-tidur saja ya kebelingger juga.

Hari-hariku akhir-akhir ini sering di jalani dengan rutinitas yang tak memiliki makna. Hidup tak productive di tengah pencapaian puncak ku sebagai seorang mahasiswa S1. Mengerjakan skripsi yang entah tujuan dan hakekatnya yang masih ambigu bagiku. Bagaimana tidak ambigu kita di suruh mengutip karya orang lain. Kemudian hanya dituangkan di penelitian dan kita akui sebagai karya kita. Sudah gitu dosen pembimbing seakan menjadi hakim atas karya kita, kita seakan di haling-halangi. Dan dibikin sulit untuk menemui dia dan lain sebagainya. Namun kembali lagi kewajiban kita bekerja dan berkarya dengan kemampuan kita sebagai insane manusia yang memiliki peran membangun bumi yang kian mengenaskan.
Semoga hari-hariku semakin membaik, semoga keluargaku semakin baik, di mudah dalam menjalani kehidupan. Di beri jalan yang terbaik untuk menjemput rizki-Nya. Dan semoga orang-orang terdekatku semakin menjadi lebih baik. Semoga jalan kita akan menemukan titik temu di kearifan hidup.

Di Balik Kesusahan itu kesusahan lagi

0 comments
Di Balik Kesusahan itu kesusahan lagi 

Sejenak mungkin kaget ketika membaca judul yang sengaja saya tulis rasa ngawur tapi kenyataannya sepeti itu. Kadang kita terjebak dalam momentum dan imajinasi konyol dengan harapan ketika di balik kesusahan ada kemudahan. Sehingga ujung nya ketika apa yang kita lakukan tidak sepeti yang kita harapkan hasil akhirnya. Ataupun ketika kesusahaan tak berujung pada kemudahan akhirnya kita menggerutu. Dan seperti yang kita ketahui menggerutu itu ujungnya kita tidak mensyukuri nikmat Tuhan bukan? 

 Sebenarnya jika mau menelaah secara dalam-dalam hidup itu penuh dengan nikmat, hidup itu tidak ada yang susah. Susah itu kita yang membuatnya, kesusahan itu mind set kita yang membangunya. Meskipun berbagai peribahsa di elu-elu kan sebagai ideology atau sebagai harapan jika individunya memilih jalan untuk memilih rasa susah ya tetap saja di balik kesusahan itu kesusahan lagi bukan?



 Saya sangat yakin bahwasannya setiap manusia di beri waktu yang sama, di beri bentuk yang hampir sama dengan segala fungsi organ yang ada di tubuh kita. Tapi pertanyaan nya kenapa ada orang yang mudah putus asa? Kenapa ada orang yang malah tumbuh menjadi luar biasa dengan segala kondisinya? Jawabanya tentu depend on your self. Jika memilih menikmati sejenak apa yang dianggap orang-orang sebagai kesusahan niscaya kita tidak akan merasa susah tapi menikmati setiap alur nya. Kita ikuti sejauh mana yang namanya kesusahan mau menemani kita. Setelah sebentar niscaya yang di anggap kebahagiaan pasti datang juga. 

Jadi di balik kebahagiaan pasti akan datang kebahagiaan lagi yang lebih besar jika kita mau mensyukurinya. Dan setiap kesusahaan pasti ada kesusahaan lagi jika kita mengapresiasikannya dengan cara yang keliru. Ingan nikmati kesusahan seraya ikhtiar dan terus mencoba mengolah kesadaran kita akan rasa hidup dengan seperti itu kita mampu menerima dengan lapang dada apa yang di berika di kehidupan ini.

Monday, November 12, 2012

Membuka Mata Hati

0 comments
Disaat keadaan sulit menerpa, kebahagian perlahan mengikis ada saja yang bisa membuat ku bangun dan berkata aku mampu.Hal-hal kecil yang terjadi di hidupku seakan begitu berarti untuk ku. Mulai dari nyanyian anak jalanan yang kadang membuat ku malu banyak bernyanyi lagu sumbang tak bermakna di kehidupan. Orang yang meminta-minta di jalanan membuat ku seakan tercabik-cabik betapa bodohnya aku tak mau bersyukur dan selalu mencari lebih di kehidupan ini. Nenek-nenek dan kakek-kakek yang masih sangat bersemangat berjualan demi hidupnya juga seakan membuatku bertanya aku yang masih muda kok masih saja hidup manja dengan selalu meminta kepada orang tua. Kadang satu sisi ini begitu mendilema kan ku. Namun tidak bisa ku pungkiri ini juga membuatku lebih sadar bahwa aku memang harus bangkit dan lari sekencang-kencangnya mnegejar ketertinggalanku. Kehidupan yang ku tahu ada yang mengaturnya. layaknya siang berganti malam, senang dan susahpun saya yakin bergerak atas dasar perintah-Nya. Dan yang ku tahu Dia juga tanggung jawab atas apa yangdi ciptakannya. semut yang kecil saja bisa mencari makan sendiri dan di beri jalan untuk meraihnya. Dari itu idealnya aku lebih mau merubah diriku menjad lebih memantaskan diriku untu disebut sebagai khalifah. untuk pantas di sebut sebagai mahluk sempurna dalam tataran nafs. apapun alasanku untuk tidak menerima keadaan hidup itu hanyalah kesia-siaan belaka tanpa akan merubah sedikitpun dari roda kehidupan yang memang telah terdesain dengan rapinya. Aku sadar tugas kita memang berusaha dan Dia memang pemutus terbijak di kehidupan manusia. semoga apa yang ku rasakan sebagai kekurangan bukan menjadi halanagan, apa yang ku kenal sebagai kebahagian/kesempurnaan tidak membuat kita buta mata. tulisannya si emang tidak runtut dan ngawur tapi ya tidak apa-apa yang penting ada pesan yang disampaikan. nyari sendiri.:-)

Monday, May 21, 2012

Komunikasi

0 comments
Komunikasi Diadik (Komunikasi Antar Pribadi) 
A. Pengertian Komunikasi Komunikasi adalah proses pemindahan pengertian dalam bentuk gagasan atau informasi dari seseorang ke orang lain . perpindahan pengertian tersebut melibatkan lebih dari sekedar kata-kata yang digunakan dalam percakapan , tetapi juga ekpresi wajah , intonasi , tidak putus vokal dan sebagainya . Komunikasi sebagai suatu proses dengan mana orang-orang bermaksud memberikan pengertian-pengertian melalui pengiringan bermaksud secara simbolis , dpat menghubungkan para anggota berbagai satuan orgainisasi yang berbeda dan bidang yang berbeda pula , sehingga sering disebut rantai pertukaran informasi . B. Pengertian Komunikasi Interpersonal (antar pribadi) Komunikasi antar pribadi adalah komunikasi yang berlangsung dalam situasi tatap muka antara dua orang atau lebih, baik secara terorganisasi maupun pada kerumunan orang (Wiryanto, 2004). Komunikasi Interpersonal adalah interaksi orang ke orang, dua arah, verbal dan non verbal. Saling berbagi informasi dan perasaan antara individu dengan individu atau antar individu di dalam kelompok kecil (Febrina, 2008). Menurut Devito (1989), komunikasi interpersonal adalah penyampaian pesan oleh satu orang dan penerimaan pesan oleh orang lain atau sekelompok kecil orang, dengan berbagai dampaknya dan dengan peluang untuk memberikan umpan balik segera (Effendy,2003, p. 30). Komunikasi interpersonal adalah komunikasi antara orang-orang secara tatap muka, yang memungkinkan setiap pesertanya menangkap reaksi orang lain secara langsung, baik secara verbal atau nonverbal. Komunikasi interpersonal ini adalah komunikasi yang hanya dua orang, seperti suami istri, dua sejawat, dua sahabat dekat, guru-murid dan sebagainya (Mulyana, 2000, p. 73) Menurut Effendi, pada hakekatnya komunikasi interpersonal adalah komunikasi antar komunikator dengan komunikan, komunikasi jenis ini dianggap paling efektif dalam upaya mengubah sikap, pendapat atau perilaku seseorang, karena sifatnya yang dialogis berupa percakapan. Arus balik bersifat langsung, komunikator mengetahui tanggapan komunikan ketika itu juga. Pada saat komunikasi dilancarkan, komunikator mengetahui secara pasti apakah komunikasinya positif atau negatif, berhasil atau tidaknya. Jika ia dapat memberikan kesempatan pada komunikan untuk bertanya seluas-luasnya (Sunarto, 2003, p. 13). Komunikasi Interpersonal Antara Dua Orang adalah komunikasi dari seseorang ke orang lain, dua arah interaksi verbal dan nonverbal yang menyangkut saling berbagi informasi dan perasaan. Komunikasi Interpersonal Antara Tiga Orang/ lebih, menyangkut komunikasi dari orang ke beberapa oarng lain (kelompok kecil). Masing-masing anggota menyadari keberadaan anggota lain, memiliki minat yang sama dan/atau bekerja untuk suatu tujuan. C. Pendekatan KAP (Komunikasi Antar Pribadi) Pendekatan antar pribadi dibagi menjadi tiga hal : 1. Komponen-Komponen Utama Bittner (1985:10) menerangkan KAP berlangsung, bila pengirim menyampaikan informasi berupa kata-kata kepada penerima dengan menggunakan medium suara manusia (human voice). Menurut Barnlund (dikutip dalam Alo Liliweri: 1991), ciri-ciri mengenali KAP sebagai berikut: Bersifat spontan. Tidak berstruktur. Kebetulan. Tidak mengejar tujuan yang direncanakan. Identitas keanggotaan tidak jelas. Terjadi sambil lalu. 2. Hubungan Diadik Hubungan diadik mengartikan KAP sebagai komunikasi yang berlangsung antara dua orang yang mempunyai hubungan mantap dan jelas. Untuk memahami perilaku seseorang, harus mengikutsertakan paling tidak dua orang peserta dalam situasi bersama (Laing, Phillipson, dan Lee (1991:117). Trenholm dan Jensen (1995:26) mendefinisikan KAP sebagai komunikasi antara dua orang yang berlangsung secara tatap muka (komunikasi diadik). Sifat komunikasi ini adalah: Spontan dan informal. Saling menerima feedback secara maksimal. Partisipan berperan fleksibel. Trenholm dan Jensen (1995:227-228) mengatakan tipikal pola interaksi dalam keluarga menunjukkan jaringan komunikasi. 3. Pengembangan KAP dapat dilihat dari dua sisi sebagai perkembangan dari komunikasi impersonal dan komunikasi pribadi atau intim. Oleh karena itu, derajat KAP berpengaruh terhadap keluasan dan kedalaman informasi sehingga merubah sikap. Pendapat Berald Miller dan M. Steinberg (1998: 274), pandangan developmental tentang semakin banyak komunikator mengetahui satu sama lain, maka semakin banyak karakter antar pribadi yang terbawa dalam komunikasi tersebut. Edna Rogers (2002: 1), mengemukakan pendekatan hubungan dalam menganalisis proses KAP mengasumsikan bahwa KAP membentuk struktur sosial yang diciptakan melalui proses komunikasi. D. Ciri-ciri KAP menurut Rogers adalah: · Arus pesan dua arah. · Konteks komunikasi dua arah. · Tingkat umpan balik tinggi. · Kemampuan mengatasi selektivitas tinggi. · Kecepatan jangkauan terhadap khalayak relatif lambat. · Efek yang terjadi perubahan sikap. E. Tujuan Komunikasi Interpersonal Tujuan komunikasi interpersonal menurut Muhammad (2004, p. 165-168 ) : a. Menemukan Diri Sendiri Salah satu tujuan komunikasi interpersonal adalah menemukan personal atau pribadi. Bila kita terlibat dalam pertemuan interpersonal dengan orang lain kita belajar banyak sekali tentang diri kita maupun orang lain. Komunikasi interpersonal memberikan kesempatan kepada kita untuk berbicara tentang apa yang kita sukai, atau mengenai diri kita. Adalah sangat menarik dan mengasyikkan bila berdiskusi mengenai perasaan, pikiran, dan tingkah laku kita sendiri. Dengan membicarakan diri kita dengan orang lain, kita memberikan sumber balikan yang luar biasa pada perasaan, pikiran, dan tingkah laku kita. b. Menemukan Dunia Luar Hanya komunikasi interpersonal menjadikan kita dapat memahami lebih banyak tentang diri kita dan orang lain yang berkomunikasi dengan kita. Banyak informasi yang kita ketahui datang dari komunikasi interpersonal, meskipun banyak jumlah informasi yang datang kepada kita dari media massa hal itu seringkali didiskusikan dan akhirnya dipelajari atau didalami melalui interaksi interpersonal. c. Membentuk Dan Menjaga Hubungan Yang Penuh Arti Salah satu keinginan orang yang paling besar adalah membentuk dan memelihara hubungan dengan orang lain. Banyak dari waktu kita pergunakan dalam komunikasi interpersonal diabadikan untuk membentuk dan menjaga hubungan sosial dengan orang lain. d. Berubah Sikap Dan Tingkah Laku Banyak waktu kita pergunakan untuk mengubah sikap dan tingkah laku orang lain dengan pertemuan interpersonal. Kita boleh menginginkan mereka memilih cara tertentu, misalnya mencoba diet yang baru, membeli barang tertentu, melihat film, menulis membaca buku, memasuki bidang tertentu dan percaya bahwa sesuatu itu benar atau salah. Kita banyak menggunakan waktu waktu terlibat dalam posisi interpersonal. e. Untuk Bermain Dan Kesenangan Bermain mencakup semua aktivitas yang mempunyai tujuan utama adalah mencari kesenangan. Berbicara dengan teman mengenai aktivitas kita pada waktu akhir pecan, berdiskusi mengenai olahraga, menceritakan cerita dan cerita lucu pada umumnya hal itu adalah merupakan pembicaraan yang untuk menghabiskan waktu. Dengan melakukan komunikasi interpersonal semacam itu dapat memberikan keseimbangan yang penting dalam pikiran yang memerlukan rileks dari semua keseriusan di lingkungan kita. f. Untuk Membantu Pengarahan Ahli-ahli kejiwaan, ahli psikologi klinis dan terapi menggunakkan komunikasi interpersonal dalam kegiatan profesional mereka untuk mengarahkan kliennya. Kita semua juga berfungsi membantu orang lain dalam interaksi interpersonal kita sehari-hari. Kita berkonsultasi dengan seorang teman yang putus cinta, berkonsultasi dengan mahasiswa tentang mata kuliah yang sebaiknya diambil dan lain sebagainya. F. Proses komunikasi 1. Sumber mempunyai gagasan pemikiran , atau kesan . Sumber ( source ) . sumber atau pengirim berita memainkan langkah pertama dalam proses komunikasi . Sumber mengendalikan macam berita yang dikirim , susunan yang digunakan , dan sering saluran melalui mana berita dikirim . 2. Pengubahan berita kedalam sandi / kode (encoding) Langkah kedua ini , encoding the massege mengubah berita kedalam berbagai bentuk simbol-simbol verbal atau nonverbal yang mampu memindahkan pengertian , seperti kata-kata pencakapan atau atau tulisan , angka , gerakan , ataupun kegiatan . 3. Pengiriman berita Langkah ketiga mencerminkan pilihan komunikator terhadap media atau “saluran distribusikan “. Komunikasi lisan mungkin disampaikan melalui berbagai saluran – telephone , mesin pendikte , orang atau videotape . hal mungikn dilakukan secara pribadi atau dlam pertemuan kelompok dengan banyak orang . Manfaat komunikasi lisan , orang per orang , adlah kesempatan untuk berinteraksi antara sumber dan penerima , memungkinkan komunikasi nonverbal, di sampaikan berita secara cepat , dan memungkinkan umpan balik diperoleh segera. 4. Penerimaan berita Langkah keempat adalah penerimaan berita oleh pihak penerima . pada dasarnya orang-orang menerima berita melalui kelima pancaindera mereka – penglihatan , pendengaran , pengecap , perabaan , dan penciuman . Pengiriman berita belum lengkap atau tidak terjadi bila suatu pihak belum menerima berita . 5. Pengartian atau penterjemahan kembali berita (decoding) Hal ini menyangkut pengertian simbol-simbol oleh penerima . proses ini dipengaruhi oleh latar belakang , kebudayaan , lingkungan , pendidikan , praduga , dan gangguan di sekitarnya . selalu ada kemungkinan bahwa berita dari sumber , ketika diartikan oleh penerima , akan menghasilkan pengertiaan yang jauh berbeda dengan yang dimaksud oleh pengirim . jadi , penerima mempunyai tanggung jawab besar efektifitas komunikasi , dalam hal komunikasi dua arah . manajer dan bawahan dapat berperan baik sebagai sumber maupun penerima dalam suatu interaksi dapat dilakukan ruang lingkup , tingkat kepentingan dan periode waktu yang berbeda –beda . 6. Umpan balik (feedback) Setelah berita diterima dan diterjemahakan penerima mungkin menyampaikan berita balasan yang ditunjukan kepada pengirim mula-mula atau oarang lain . jadi, komunokasi dalah proses yang berkesinambung dan tak pernah berakhir . seseorang berkomunikasi , penerima menanggapinya melalui komunokasi selanjutnya dengan pengirim atau orang lain , dan seterusnya . Feedback yang diperoleh dalam KAP berupa feedback positif, negatif dan netral. Prinsip mendasar dalam komunikasi manusia berupa penerusan gagasan. G. Ciri efektifitas KAP sebagai berikut: · Keterbukaan (openess). Kualitas keterbukaan mengacu pada sedikitnya tiga aspek dari komunikasi interpersonal. Pertama, komunikator interpersonal yang efektif harus terbuka kepada orang yang diajaknya berinteraksi. Ini tidaklah berarti bahwa orang harus dengan segera membukakan semua riwayat hidupnya.memang ini mungkin menarik, tapi biasanya tidak membantu komunikasi. Sebaliknya, harus ada kesediaan untuk membuka diri mengungkapkan informasi yang biasanya disembunyikan, asalkan pengungkapan diri ini patut. Aspek keterbukaan yang kedua mengacu kepada kesediaan komunikator untuk bereaksi secara jujur terhadap stimulus yang datang. Orang yang diam, tidak kritis, dan tidak tanggap pada umumnya merupakan peserta percakapan yang menjemukan. Kita ingin orang bereaksi secara terbuka terhadap apa yang kita ucapkan. Dan kita berhak mengharapkan hal ini. Tidak ada yang lebih buruk daripada ketidak acuhan, bahkan ketidaksependapatan jauh lebih menyenangkan. Kita memperlihatkan keterbukaan dengan cara bereaksi secara spontan terhadap orang lain. Aspek ketiga menyangkut “kepemilikan” perasaan dan pikiran (Bochner dan Kelly, 1974). Terbuka dalam pengertian ini adalah mengakui bahwa perasaan dan pikiran yang anda lontarkan adalah memang milik anda dan anda bertanggungjawab atasnya. Cara terbaik untuk menyatakan tanggung jawab ini adalah dengan pesan yang menggunakan kata Saya (kata ganti orang pertama tunggal). · Empati (empathy). Henry Backrack (1976) mendefinisikan empati sebagai ”kemampuan seseorang untuk ‘mengetahui’ apa yang sedang dialami orang lain pada suatu saat tertentu, dari sudut pandang orang lain itu, melalui kacamata orang lain itu.” Bersimpati, di pihak lain adalah merasakan bagi orang lain atau merasa ikut bersedih. Sedangkan berempati adalah merasakan sesuatu seperti orang yang mengalaminya, berada di kapal yang sama dan merasakan perasaan yang sama dengan cara yang sama. Orang yang empatik mampu memahami motivasi dan pengalaman orang lain, perasaan dan sikap mereka, serta harapan dan keinginan mereka untuk masa mendatang. Kita dapat mengkomunikasikan empati baik secara verbal maupun non verbal. Secara nonverbal, kita dapat mengkomunikasikan empati dengan memperlihatkan (1) keterlibatan aktif dengan orang itu melalui ekspresi wajah dan gerak-gerik yang sesuai; (2) konsentrasi terpusat meliputi komtak mata, postur tubuh yang penuh perhatian, dan kedekatan fisik; serta (3) sentuhan atau belaian yang sepantasnya. · Dukungan (supportiveness). Hubungan interpersonal yang efektif adalah hubungan dimana terdapat sikap mendukung (supportiveness). Suatu konsep yang perumusannya dilakukan berdasarkan karya Jack Gibb. Komunikasi yang terbuka dan empatik tidak dapat berlangsung dalam suasana yang tidak mendukung. Kita memperlihatkan sikap mendukung dengan bersikap (1) deskriptif, bukan evaluatif, (2) spontan, bukan strategic, dan (3) provisional, bukan sangat yakin. · Rasa positif (positiveness). Kita mengkomunikasikan sikap positif dalam komunikasi interpersonal dengan sedikitnya dua cara: (1) menyatakan sikap positif dan (2) secara positif mendorong orang yang menjadi teman kita berinteraksi. Sikap positif mengacu pada sedikitnya dua aspek dari komunikasi interpersonal. Pertama, komunikasi interpersonal terbina jika seseorang memiliki sikap positif terhadap diri mereka sendiri. Kedua, perasaan positif untuk situasi komunikasi pada umumnya sangat penting untuk interaksi yang efektif. Tidak ada yang lebih menyenangkan daripada berkomunikasi dengan orang yang tidak menikmati interaksi atau tidak bereaksi secara menyenangkan terhadap situasi atau suasana interaksi. · Kesetaraan (equality). Dalam setiap situasi, barangkali terjadi ketidaksetaraan. Salah seorang mungkin lebih pandai. Lebih kaya, lebih tampan atau cantik, atau lebih atletis daripada yang lain. Tidak pernah ada dua orang yang benar-benar setara dalam segala hal. Terlepas dari ketidaksetaraan ini, komunikasi interpersonal akan lebih efektif bila suasananya setara. Artinya, harus ada pengakuan secara diam-diam bahwa kedua pihak sama-sama bernilai dan berharga, dan bahwa masing-masing pihak mempunyai sesuatu yang penting untuk disumbangkan. Dalam suatu hubungan interpersonal yang ditandai oleh kesetaraan, ketidak-sependapatan dan konflik lebih dillihat sebagai upaya untuk memahami perbedaan yang pasti ada daripada sebagai kesempatan untuk menjatuhkan pihak lain.kesetaraan tidak mengharuskan kita menerima dan menyetujui begitu saja semua perilaku verbal dan nonverbal pihak lain. Kesetaraan berarti kita menerima pihak lain, atau menurut istilah Carl rogers, kesetaraan meminta kita untuk memberikan ”penghargaan positif tak bersyarat” kepada orang lain. H. Klasifikasi Komunikasi Interpersonal · Interaksi intim termasuk komunikasi di antara teman baik, anggota famili, dan orang-orang yang sudah mempunyai ikatan emosional yang kuat. · Percakapan sosial adalah interaksi untuk menyenangkan seseorang secara sederhana. Tipe komunikasi tatap muka penting bagi pengembangan hubungan informal dalam organisasi. Misalnya dua orang atau lebih bersama-sama dan berbicara tentang perhatian, minat di luar organisasi seperti isu politik, teknologi dan lain sebagainya. · Interogasi atau pemeriksaan adalah interaksi antara seseorang yang ada dalam kontrol, yang meminta atau bahkan menuntut informasi dari yang lain. Misalnya seorang karyawan dituduh mengambil barang-barang organisasi maka atasannya akan menginterogasinya untuk mengetahui kebenarannya. · Wawancara adalah salah satu bentuk komunikasi interpersonal di mana dua orang terlibat dalam percakapan yang berupa tanya jawab. Misalnya atasan yang mewawancarai bawahannya untuk mencari informasi mengenai suatu pekerjaannya. Menurut Muhammad (159-160) I. Hambatan Komunikasi (Noise) · Physical noise: Gangguan secara fisik (suara gaduh, ruangan yang panas, microphone rusak) · Psychological noise: Gangguan psikologis. ketidakmampuan untuk memusatkan perhatian ketika menyampaikan atau menerima pesan. (mental) · Semantic noise: perbedaan makna terhadap lambang-lambang tertentu dan ketika makna tersebut tidak dapat dipahami bersama. DAFTAR PUSTAKA http://jurnal-sdm.blogspot.com/2010/01/komunikasi-interpersonal-definisi.html http://www.lusa.web.id/komunikasi-antar-pribadi-interpersonal-communication/ Febrina. 2008. Pengertian KIP/K (Komunikasi Inter Personal/ Konseling). diposting tanggal 8 Februari: 19.41 WIB. Prakosa, A. 2007. Pengertian Komunikasi Antar Pribadi. diposting Jumat, 7
http://dittaundip.blogspot.com/2012/02/komunikasi.html Desember: 20.06 WIB. Wiryanto. 2004. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: PT. Grasindo. sutry95.blogspot.com

Thursday, May 3, 2012

Cinta Sebening Embun

0 comments



ini mengingatkan ku saat sebelum ku masih ragu dan takut untu mencintaimu. Aku biarkan cintaku mengalir seperti embun namun bersyukur ku dapat bersamamu hari ini dan seterusnya. ILove u.:-)

Pernahkah engkau coba menerka
apa yang tersembunyi di sudut hati?
Derita di mata, derita dalam jiwa
kenapa tak engkau pedulikan?

Sepasang kepodang terbang melambung
Menukik bawa seberkas pelangi
Gelora cinta, gelora dalam dada
kenapa tak pernah engkau hiraukan?

Reff:
Selama musim belum bergulir
Masih ada waktu untuk saling membuka diri
sejauh batas pengertian
Pintu tersibak, cinta mengalir sebening embun
Kasih pun deras mengalir
cemerlang sebening embun

du du du du du du du du du du hu
Pernahkah engkau coba membaca
sorot mata dalam menyimpan rindu?
Sejuta impian, sejuta harapan
kenapakah mesti engkau abaikan?

Selama musim belum bergulir
Masih ada waktu untuk saling membuka diri
sejauh batas pengertian
Pintu tersibak, cinta mengalir sebening embun

Kasih pun mulai deras mengalir
cemerlang sebening embun

Selama musim belum bergulir
Masih ada waktu untuk saling membuka diri
sejauh batas pengertian
Pintu tersibak, cinta mengalir sebening embun

Monday, April 30, 2012

Pahami Hidup Pahami Niat Jangan Ragu

0 comments
Pahami Hidup Pahami Niat Jangan Ragu

Adikku yang dititipkan oleh ibumu kepada ibuku,
Agar aku melebihkan perhatian baik-ku untukmu,
Sadarilah bahwa,,
Kita membutuhkan ruang untuk menampung keberadaan kita
Di dalam kehidupan ini. Ada yang membutuhkan sedikit,
Ada yang menginginkan banyak,
Dan ada yang tidak menyadari bahwa dia telah menduduki ruang
yang seharusnya membahagiakannya.

Sebetulnya kita hanya membutuhkan ruang selebar kedua telapak kaki kita
Di ruang mana pun, tetapi untuk memasuki ruang baru yang belum kita kenal –
kita sering menuntut agar disiapkan bagi kita sebuah ruangan yang lebih luas.

Sebetulnya tidak ada kekuatan di luar diri ini yang bisa menghalangi
Keputusan hati kita untuk pindah dan memasuki ruang baru yang lebih baik;
Tetapi … walaupun penting dan harus – kita masih saja berkutat dalam keraguan,
Seolah untuk itu kita membutuhkan tenaga yang sebanding
Dengan kekuatan untuk memindahkan gunung.

Sebetulnya setiap ruangan memiliki setidaknya satu pintu masuk,
Yang belum tentu terkunci, dan jika terkunci pun –
Akan selalu ada cara untuk membukanya.

Tetapi, sebuah ruangan yang tidak berpintu pun,
Dan yang terbuka lebar, akan tampil sama tak tertembusnya
Dengan dinding bukit granit - bagi hati yang menggunakan
Formula pikir dan peta rasa yang usang,

Yang selama ini membuatnya merasa lebih tua
Dari kebanyakan orang muda yang lebih sejahtera daripada-nya.

Dan untuk sahabat kita yang terlalu berhitung seperti itu,
tanyakanlah ini kepadanya:

Jika engkau sering menari dalam teater imajinasi kreatif mu,
Dengan kebanggaan yang kau sembunyikan keangkuhannya,

Membayangkan bagaimana kau ajarkan cara-cara yang lebih baik
Kepada orang lain, menguraikan kelemahan pada pendapat orang lain,
Merincikan kekurangan yang harus diperbaiki oleh para pemimpin besar –

Jika engkau mampu untuk itu semua,

Mengapakah tidak kau gunakan kekuatan mu itu
Untuk memulai sebuah perubahan kecil
Yang akan mengantarkan mu ke ruangan yang lebih ramah
Bagi keinginan-keinginan dari hati bebas mu?

Dan ini yang aku ingatkan kepada mu; bahwa …

Bukan kurangnya pengetahuan mu yang menghalangi keberhasilan mu,
Tetapi tidak cukupnya tindakan mu.

Maka, jadilah jiwa yang lebih berani.

Dan ingatlah ini, bahwa

Bukan kurang cerdasnya pemikiran yang melambatkan perubahan hidup mu,
Tetapi kurangnya penggunaan dari pikiran dan kecerdasan mu.

Maka, … apakah langkah kecil mu yang berani,
Yang akan membangun keberadaan hidup mu –
Menjadi sejarah yang membanggakan bagi keturunan mu?

Kapankah engkau akan memulainya?

………..

Sahabat-sahabat saya yang baik hatinya,

Begitu dulu ya?

Utamakanlah yang penting bagi Anda.

Berfokuslah pada yang membesarkan Anda, dan abaikan semua yang tidak memuliakan Anda.

Hidup kita hanya satu kali, dan bukan untuk dicoba-coba hidup dalam keraguan dan kelemahan.

Kehidupan Anda terlalu penting untuk digunakan melakukan hal-hal yang kecil.

Mudah-mudahan Tuhan menjernihkan pengertian kita, untuk melihat bahwa:

Satu-satunya jalan keberanian untuk memenangkan kehidupan yang baik adalah mengikhlaskan diri untuk bersegera melakukan yang telah kita ketahui sebagai yang harus kita lakukan, dan tidak menyia-nyiakan waktu dalam keraguan yang sejatinya adalah tanda dari tidak-utuhnya iman.

Marilah kita sadari, bahwa pengertian dari kalimat bahwa ‘Tuhan akan menjadi seperti yang kita sangka’ – adalah sebetulnya DAMPAK dari persangkaan itu BAGI yang menyangka.

Tuhan dalam semua kemuliaan Beliau, tidak terkurangkan ke-Maha-an-Nya – hanya karena kita berburuk prasangka terhadap Dzat Yang Maha Agung yang sangat kita kasihi itu.

Hanya kita, yang akan memperlakukan diri kita dengan buruk, jika kita berprasangka buruk terhadap Tuhan.
Tetapi Tuhan tetap Maha Mulia.

Hanya kita, yang akan memperlakukan kehidupan dengan tidak adil, jika kita menyangka bahwa Tuhan telah berlaku tidak adil.
Tetapi Tuhan tetap Maha Adil dan Maha Pengasih.

Dan hanya kita, yang berlaku seperti orang tak bertelinga dan tak bermata, jika kita menduga bahwa Tuhan tidak mendengar dan tidak memperhatikan.
Tetapi Tuhan tetap Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.

Maka,

Kita dan kehidupan kita akan utuh, lengkap, damai, sejahtera, cemerlang, dan dimuliakan - jika kita ikhlas menerima sifat-sifat ke-Maha-an Tuhan dengan selengkap dan seutuhnya.

Dan dia yang sudah seutuhnya berserah, tidak akan ada baginya kekhawatiran, keraguan, dan ketakutan.

Dan keberanian, adalah keadaan yang tanpa ketidak-beranian.

Dan dengannya, sebetulnya …

Keberanian adalah tanda iman.

………..

Sahabat saya yang hatinya baik,

Marilah kita mengkekasihkan diri kepada Tuhan.

Saya berharap bahwa Anda tetap berkenan untuk menjadi sahabat baik saya.

Sampai kita berjabat-tangan nanti.

Wednesday, April 25, 2012

Pagi Ini

0 comments
Pagi ini
Terbangun saat fajar masih malu dan enggan tersenyum
Menikmati angin malam yang masih terasa asing ditubuhku
Kelap-kelip bintang seakan menari indah dengan nada-nada hening
Memikirkan seharusnya tak ku lakukan
Membayangkan seharusnya tak lagi ku lakukan
Masa depan hanya milik Dia
Masa depan hanya rencana Dia
Semua harusnya tinggal ku pasrahkan
Semua harusnya tinggal ku nikmati irama kehidupan saat ini
Yaa saat ini, seperti ini, dan sekarang ini
Dengan segala kebodohan dan kenaifanku
Harusnya mala mini ku isi dengan nyanyian pujian dan syukur
Harusnya mala mini tak lagi jadi cercaan dan hinaan akan nasib
Semua telah ku jalani, semua telah berlalu
Entah kapan saat nya diri ini akan berubah menjadi lebih baik

Tuesday, April 24, 2012

IBUKU

0 comments
Yogyakarta,11-04-2011
10.40  WIB

Ibuku
Mentari yang cerah masih bisa tertutup awan hitam pekat
Gunung tinggi tiada mampu menandingi besarnya kasih sayangmu
Jalan panjang yang berliku takan menyurutkanmu melangkah
Demi sejengkal asa anakmu

Demi masa depan yang engkau gantungkan akan kebahagiaan
Kelelahan dan keletihan tiada menghalangimu untuk tetap bersemangat
Memberi senyuman dan candaan kepada anakmu
Ibuku sayang, ibuku tercinta, aku kangen
Maafkan anakmu yang lupa akan kasihmu
Ibuku izinkan ku membahagiakanmu dengan caraku
Ibu jangan menangis lagi, ibuku yang manis jangan bersedih lagi
Aku menyangimu bu....
Ibu segalanya buatku

Friday, April 6, 2012

0 comments

Puisi Penyesalan

0 comments
Penyesalan


Harus di ujung dunia mana ku curahkan sesalku
Harus dengan cara apa ku bingkai diri agar pantas untukmu
Ketika kata maaf hanya sebagai symbol kesalahan diri
Ketika relung hati terpaut emosi
Berbagai kata bijak tak lagi bernilai sebagai penyejuk hati
Yang ada hanya sesal tiada arti atas kesalahan sang diri
Semua telah terjadi terbawa derasnya emosi
Kini tinggal setitik asa untuk bisa kembali memperbaiiki diri
Perjalanan hidup masih sangat jauh
Curam dan terjalnya belum terlewati
Kita baru tergelincir batu kecil dan tersandung akar rumput liar
Keras dan besarnya batu cobaan belum kita rasakan
Namun sesalku tetap di puncak sang diri
Biarlah ini menjadi puncak akan ketidak mampuanku mengkontrol diri
Akan  meleleh dan melebur kembali dan takan terulang lagi



Monday, March 19, 2012

Guru kehidupan

0 comments
Hari-hariku semakin kacau dan tak pasti, meragkai mimpi hanya demi masa depan yang entah ku dapat melihatnya atau tidak. Berbagai hal ku siapkan berbagai persiapan ku rangkai dalam bingkaian mimpi-mimpi indah kelak. seakan menjadi rencana tanpa tindakan itu yang kini aku rasakan. Rsanya percuma dan melakukan rutinitas yang tiada produktif. Tertawa dengan hal yang hakekatnya tidak memiliki nilai produktif untuk kehidupanku kelak. Sial kataku dalam hati, namun apalah artinya jika ku hanya mengeluh dan menghujat kondisi yang tidak mungkin berubah dengan hujatan dan keluhan. Namun bertindakpun aku harus mulai dari mana aku harus bertindak merealisasikan apa yang aku rangkai dan susun dank u bingkai rapi dalam balutan mimpi masa depan. Marah? Iri? Mungkin itu yang ku rasakan. Harusnya orang dengan seumuran ku sudah mampu menghasilkan sesuatu setidaknya untuk orang yang terdekat tapi,,? Lagi-lagi aku aku harus berurusan dengan rasa takut dan khawatir demi rencana dan kesempurnaan masa depan. Sedikit sadar dan memperbaiki namun jeratan mimpi jeratan kenyataan konyol membuat ku malas melakaukan segalanya. Jeratan akan pola dan system yang harus ku jalani sebagai kenyataan yang sebenarnya tidak terlalu pait tapi enggan untuk ku telan begitu saja. Seakan disentil dan mungkin digampar begitu keras malam itu jam 8 malam 5 0ktober sekaan membekas dan apa yang ku pikirkan dan mengeluh akan keadaan hanya kekonyolan yang gak perlu ku lakukan. Aku bertemu guru kehidupan dia hadir laksana menyiram tanah kering keronta karena kemarau panjang. Aku menyadari aku memang harus kuat dan tak perlu takut akan keggalan masa depan. Mimpi boleh setinggi langit asal bertahap mampu merealisasikan dan terus bertindak lakukan apa yang perlu di lakukan dan segera. Bingakai mimpi perlahan ku buka dank u buang tali-tali yang mengikatnya. Belajar menjalni kenyataan dengan berusaha dan bersyukur membaut kehidupan ringan dan tanpa beban. Dan itulah harusnya yang ku lakukan sedari dulu dan kali ini baru ku temukan bersamamu. Bersamamu guruku aku mampu dan yakin akan kehidupan kelak yang lebih baik. Kehidupan kelak dan terus belajar hidup bersamamu, hingga mungkin tiada kata lagi yang mampu ku ucapkan sebagai pujian untukmu.