Aku Merindukanmu lagi
Di ujung derai air mata itu ku lalui demensi
Berhembus kencang angin dan derasnya hujan pertanda malaikat
turun
Dan membawa doaku sang Kekasih
Kini waktu berlalu dan ku merindumu lagi dirasa yang berbeda
Dalam ketidakpastiaan akan pertemuan
Apakah ini kesejatian rasa cinta?
Ataukah sekedar keinginan bertemu mu kembali karena melemahnya tubuh ini tanpa mu
Kini ku telah berbeda dan jauh darimu
Masihkah kunciku dapat ku gunakan memasuki ruang itu lagi?
Sedang kini tubuhku penuh debu dan baju yang kau beri kotor
tak terurus
Kekasih aku merindumu lagi dalam dekapan nyaman malam itu
Kekasih sambutlah aku lagi
Kekasih datang dan bawaku lagi ke jalan itu
Jalan dimana ku merasa berarti untukmu
Kekasih ku merindu lagi saat bimbang dan sunyi menghampiri
Mungkinkah pertanda akan hadirnya dirimu masih bisa ku
rasakan lagi?
Tapi entahlah yang pasti ku merindukanmu lagi
0 comments:
Post a Comment